Wednesday, August 15, 2018

BERITA TERKINI

Hasil Sepakbola Asian Games 2018: Indonesia Dikalahkan Palestina 1-2Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan pada pertandingan keduanya di cabang sepakbola putra Asian Games 2018. Garuda Muda harus mengakui keunggulan Palestina dengan skor 1-2.


Menghadapi Palestina di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Rabu (15/8/2018), Indonesia lebih dulu tertinggal oleh gol Oday Dabbagh di menit ke-16. Tapi, Indonesia mampu menyamakan kedudukan di menit ke-23 melalui gol Irfan Jaya. Hingga selesainya babak pertama, skor masih sama kuat 1-1.

Palestina mencetak gol keduanya pada awal babak kedua. Gol Mohamed Darwish di menit ke-51 membuat Palestina unggul 2-1.

Indonesia berusaha keras untuk menyamakan skor di sisa waktu. Tapi, hingga peluit panjang berbunyi, gol yang dicari Indonesia tak tercipta.

Hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen sementara Grup A dengan tiga poin dari dua laga. Palestina memimpin dengan tujuh poin dari tiga laga. Di posisi kedua ada Hong Kong yang punya enam poin.

Pada laga selanjutnya, Indonesia akan melawan Laos pada Jumat (17/8/2018).


Jalannya Pertandingan

Indonesia mencoba untuk langsung menekan Palestina begitu laga dimulai. Akan tetapi, Palestina lebih dulu mengancam gawang Indonesia.

Dalam sebuah serangan cepat pada menit kelima, Mahmoud Abuwarda menusuk ke kotak penalti Indonesia dan melepaskan tembakan kaki kiri ke tiang jauh. Beruntung buat Indonesia, tembakan Abuwarda masih sedikit meleset.

Palestina yang unggul postur mendapatkan peluang lagi beberapa menit kemudian. Namun, sundulan Abdallatif Albahdari meneruskan sebuah sepak pojok masih melambung.

Saat Indonesia tak kunjung mendapatkan peluang, Palestina mengancam gawang Indonesia lagi di menit ke-12. Tembakan keras Abuwarda dari luar kotak penalti mengarah ke sasaran, tapi bisa diamankan oleh kiper Andritany Ardhiyasa.

Wasit menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti untuk Palestina pada menit ke-16. Handball Zulfiandi menjadi penyebabnya.

Mohamed Darwish maju sebagai eksekutor penalti tersebut. Tembakan Darwish sebenarnya bisa ditepis oleh Andritany ke tiang gawang, tapi bola muntah langsung disambar oleh Oday Dabbagh untuk menjebol gawang Indonesia. Palestina sementara memimpin 1-0.

Setelah ketinggalan, Indonesia berusaha untuk langsung membalas. Hansamu Yama punya peluang pada menit ke-21, tapi sundulannya meneruskan sebuah tendangan sudut melambung tinggi.

Indonesia bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui gol Irfan Jaya. Lolos dari jebakan offside saat menerima umpan lambung, Irfan sekali menggocek bola di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dengan kaki kanannya. Tembakannya memaksa kiper Palestina, Rami Hamada, bertekuk lutut. Skor berubah jadi imbang 1-1.

Palestina nyaris unggul lagi pada menit ke-34. Mahmoud Yousef lolos dari perangkap offside dan melakukan penetrasi ke kotak penalti Indonesia. Yousef menembak ke tiang dekat, tapi masih bisa digagalkan oleh Andritany.

Untuk menambah daya gedor, pelatih Indonesia Luis Milla menarik keluar Septian David Maulana. Milla menggantinya dengan Ilham Udin Armaiyn.

Akan tetapi, perubahan itu belum membuahkan hasil hingga selesainya babak pertama. Skor masih sama kuat 1-1.


Enam menit setelah babak kedua dimulai, Palestina memimpin 2-1 lewat gol Darwish. Usai mendapatkan umpan terobosan dari Abuwarda, Darwish dengan tenang menembak ke tiang dekat tanpa bisa dihentikan oleh Andritany.

Indonesia meningkatkan intensitas serangan setelah kembali tertinggal. Namun, rapatnya pertahanan Palestina menyulitkan tim tuan rumah.

Indonesia berpeluang menyamakan kedudukan lewat Rezaldi Hehanussa pada menit ke-74. Tapi, tendangan bebas Rezaldi masih sedikit melenceng.

Berselang lima menit, Indonesia mendapatkan peluang lagi. Namun, Stefano Lilipaly gagal menjangkau umpan lambung yang dikirimkan Saddil Ramdani.

Indonesia menekan Palestina habis-habisan di sisa waktu. Akan tetapi, hingga laga berakhir keunggulan Palestina tetap bertahan.


Susunan Pemain
Indonesia: Andritany Ardhiyasa; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yama, Bagas Adi Nugroho (Rezaldi Hehanussa 55'), Ricky Fajrin; Muhammad Hargianto, Septian David Maulana (Ilham Udin Armaiyn 38'), Zulfiandi; Febri Hariyadi, Irfan Jaya (Saddil Ramdani 51'), Stefano Lilipaly.

Palestina: Rami Hamada; Ahmed Qatmish (Yousef Alashhab 61'), Michelmilad Termanini, Abdallatif Albahdari, Mousa Farawi; Mohamed Darwish (Shehab Qumbor 68'), Sameh Maraaba, Mahmoud Abuwarda, Mohamed Rashid; Oday Dabbagh, Mahmoud Yousef (Mohammed Obaid 79')
Hasil Sepakbola Asian Games 2018: Indonesia Dikalahkan Palestina 1-2

Wednesday, August 8, 2018

HEADLINE NEWS

Gempa Lombok Selasa Dini Hari Serangkaian dengan Gempa 5 Agustus

Reporter: 
Editor: 

Endri Kurniawati

  • Font: 
  •  
  • Ukuran Font: - +
  •  
  •  
  • Wisatawan yang terkena dampak gempa berbaris di pantai saat mereka menunggu untuk dievakuasi di Pulau Gili Trawangan, Lombok, NTB, Senin, 6 Agustus 2018. Saat gempa, wisatawan di Gili Trawangan sempat dievakuasi menuju bukit di belakang perkampungan bersama warga setempat untuk menghindari potensi tsunami. AP/AKBP. Dewa Wijaya, Kepolisian Laut NTB
    Wisatawan yang terkena dampak gempa berbaris di pantai saat mereka menunggu untuk dievakuasi di Pulau Gili Trawangan, Lombok, NTB, Senin, 6 Agustus 2018. Saat gempa, wisatawan di Gili Trawangan sempat dievakuasi menuju bukit di belakang perkampungan bersama warga setempat untuk menghindari potensi tsunami. AP/AKBP. Dewa Wijaya, Kepolisian Laut NTB

    TEMPO.COBandung - Kepala Sub Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Wilayah Timur, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG, M Arifin Joko Pradipto mengatakan gempa 5,5 skala Richter pada dini hari Selasa, 7 Agustus 2018, yang berpusat di Lombok Utara masih satu rangkaian dengan gempa Lombok 29 Juli 2018 dan 5 Agustus 2018. “Ini diperkirakan masih susulan gempa 5 Agustus 2018,” kata dia kepada Tempo, Selasa, 7 Agustus 2018. 
    Arifin mengatakan gempa susulan itu terjadi setelah gempa utama untuk mencari keseimbangan baru. “Untuk mencapai keseimbangan itu masih gerak-gerak,” kata dia.
    Gempa melepaskan energi. Energi yang paling tinggi diperkirakan dilepaskan pada saat gempa 7 skala Richter, 5 Agustus 2018. “Gempa-gempa susulan ini merupakan gempa yang terjadi menuju pada titik keseimbangan,” kata Arifin.
    Arifin mengatakan pemahaman gempa bukan titik yang bergerak, tapi bidang. “Gempa itu bukan titik, epicenturm itu bukan titik, tapi bidang.” Sehingga pergerakan gempa adalah pergerakan bidang, namun bisa di lokasi yang berbeda. “Bisa disini, di sana. Tapi sebetulnya bidang yang itu juga.”
    Umumnya gempa susulan kekuatannya tidak mungkin melebihi kekuatan gempa utama. “Gempa-gempa susulan itu rata-rata gempa kecil dengan kekuatan di bawah gempa utamanya,” kata Arifin.
    Arifin mengatakan dalam katalog gempa bumi merusak yang dikumpulkan oleh PVMBG yang terjadi 5 Agustus 2018 dengan kekuatan 7 skala Richter. Gempa Lombok itu terhitung yang paling besar di zona Flores Back Arc Thrust. “Tahun 2018 ini yang paling gede,” kata dia.
    Arifin mengatakan, PVMBG mewaspadai gempa besar dengan skala lebih dari 5 Skala Richter. “SOP kita itu kalau 5 Skala Richter ke atas, bisa jadi besar.” Tapi itu tergantung morfologis batuannya. Batuan tersier, atau kuarter. Jenisnya bisa dibedakan urai atau tidak. “Itu mempengaruhi amplifikasi, mempengaruhi semakin besar getarannya,” kata dia.

    Tuesday, July 24, 2018

    Sejarah PBSI

    Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Jump to navigationJump to search
    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia
    Logo PBSI.jpg
    Logo resmi PBSI
    SingkatanPBSI
    Tanggal pembentukan5 Mei 1951
    Kantor pusatJakarta
    Ketua Umum
    Wiranto
    AfiliasiBAC
    Situs webhttp://badmintonindonesia.org/
    Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia disingkat PBSI adalah organisasi yang mengatur kegiatan olahraga bulu tangkis di Indonesia. PBSI berdiri pada tanggal 5 Mei 1951 di Bandung dengan ketua umum pertamanya adalah Rochdi Partaatmadja.

    Sejarah[sunting | sunting sumber]

    Pada zaman penjajahan dahulu, ada perkumpulan-perkumpulan bulu tangkis di Indonesia yang bergerak sendiri-sendiri tanpa satu tujuan dan satu cita-cita perjuangan di alam negara merdeka, memang tidak bisa dibiarkan berlangsung terus, sehingga harus diusahakan satu organisasi secara nasional, sebagai organisasi pemersatu.
    Untuk menempuh jalan menuju satu wadah organisasi maka cara yang paling tepat adalah mempertemukan tokoh perbulu tangkisan dalam satu kongres. Pada saat itu memang agak sulit untuk berkomunikasi antara satu daerah dengan daerah lainnya. Satu-satunya yang bisa ditempuh adalah lingkungan Pulau Jawa saja. Itupun bisa ditempuh setelah terbentuknya PORI (Persatuan Olah Raga Republik Indonesia).
    Usaha yang dilakukan oleh Sudirman dan kawan-kawan dengan melalui perantara surat yang intinya mengajak mereka untuk mendirikan PBSI membawakan hasil. Maka dalam suatu pertemuan tanggal 5 Mei 1951 di Bandung lahirlah PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) dan pertemuan tersebut dicatat sebagai kongres pertama PBSI. Dengan ketua umumnya A. Rochdi Partaatmadja, ketua I Dick Sudirman, Ketua II: Tri Tjondrokoesoemo, Sekretaris I: Amir, Sekretaris II: E. Soemantri, Bendahara I: Rachim, Bendahara II: Liem Soei Liong.
    Dengan adanya kepengurusan tingkat pusat itu maka kepengurusan di tingkat daerah atau provinsi otomatis menjadi cabang yang berubah menjadi Pengda (Pengurus Daerah) sedangkan Pengcab (Pengurus Cabang) adalah nama yang diberikan kepada kepengurusan di tingkat kotamadya atau kabupaten.[1]

    Daftar Ketua Umum PBSI[sunting | sunting sumber]

    NoKetua UmumMulai JabatanAkhir Jabatan
    1Rochdi Partaatmadja19511952
    2Sudirman19521963
    3Sukamto Sayidiman19631965
    4Padmo Sumasto19651967
    (2)Sudirman19671981
    5Ferry Sonneville19811985
    6Try Soetrisno19851993
    7Soerjadi19931997
    8Subagyo Hadi Siswoyo19972001
    9Chairul Tanjung20012004
    10Sutiyoso20042008
    11Djoko Santoso20082012
    12Gita Wirjawan20122016
    13Wiranto20162020

    BERITA TERKINI

    Hasil Sepakbola Asian Games 2018: Indonesia Dikalahkan Palestina 1-2 Timnas Indonesia U-23  menelan kekalahan pada pertandingan keduanya di...